Buku Panduan Kolaborasi Komunitas Produsen dan Toko Koperasi: Menuju Pertumbuhan Ekonomi yang Adil dan Merata

Authors

Mustika Sufiati Purwanegara
Sekolah Bisnis dan Manajemen, Institut Teknologi Bandung

Keywords:

-

Synopsis

Buku Panduan ini merupakan catatan pengalaman kami dalam mensosialisasikan pentingnya
kolaborasi antara Komunitas produsen dan Toko Koperasi pada 100 Koperasi Tepilih dari
2700 koperasi di Jawa Barat dalam naungan 27 DEKOPINDA di wilayah DEKOPINWIL Provinsi
Jawa Barat sejak tahun 2019.
Strategi Pemasaran Negara berkembang seperti Indonesia tidak bisa disamakan dengan strategi Negara
maju yang bekerja dengan skala ekonomi besar dan terstandar dengan baik dengan harga jual yang bisa
lebih murah (Sheth,2011). Komoditas pertanian dan produk lainnya dihasilkan sendiri sendiri dalam
bentuk UMKM atau pertanian dengan lahan terbatas, sehingga tidak heran komoditas yang dihasilkan
beragam, tidak tersandar dengan baik, dengan jumlah produksi skala kecil, sehingga berbuntut ekonomi
biaya tinggi dan tidak mampu bersaing.
Sementara itu, Kita semua melupakan bahwa ada jenis usaha yang jika dikelola dengan baik akan
menjadi pilar bagi peningkatan kesejahteraan rakyat melalui peningkatan skala ekonomi, penekanan
biaya operasi dan pembagian keuntungan yang dihasilkan dari usaha bersama dalam memenuhi
kebutuhan bisnis bersama (Komunitas/Koperasi produsen seperti petani atau usaha Pengolahan Mikro
dan Kecil), yaitu Koperasi!. Koperasi adalah jenis usaha yang dimiliki dan melayani anggotanya (petani
dan UMKM) untuk memenuhi kebutuhan bersama. Di sisi lainnya dari Komunitas Produsen tersedia
ber puluh ribu Toko koperasi yang dimiliki oleh Koperasi Konsumsi yang saat ini hanya menampung
dan menjualkan sekitar 5% produk anggota produsennya. Target utama Toko Koperasi adalah melayani
pemenuhan kebutuhan anggotanya, dengan jumlah kebutuhan nya sebetulnya terukur/terhitung karena
captive market.
Bayangkan jika kolaborasi komunitas dan koperasi ini terwujud, tidak mustahil Koperasi akan dapat
menjalankan perannya dengan baik dalam memotong jalur pemasok-pasar yang selama ini dikuasai
tengkulak, retail yang hanya mencari keuntungan untuk diri sendiri alias kapitalis.
Tujuan
mewujudkan kolaborasi antara Komunitas/Koperasi Produsen dan Koperasi Konsumsi sebagai wadah
untuk memasarkan komoditas pertanian dan Produk-produk unggulan yang mengutamakan prinsip
tranparansi, saling bantu, saling menguntungkan dalam mencapai kesejahteraan bersama anggota
koperasi, baik anggota komunitas/koperasi produsen maupun anggota koperasi konsumsi.
Target Kegiatan adalah :
membangun percontohan kolaborasi antar komunitas/koperasi- toko koperasi
Buku Panduan
Buku Panduan berisi 4 topik mengenai bagaimana mengukur kapasitas sumber daya di suatu daerah,
menilai peluang pengembangan usaha koperasi didaerah tersebut,mengukur permintaan Toko
Koperasi Konsumsi dan Kolaborasi Produsen dan Konsumen. Setiap Topik dilengkapi dengan
selintas Teori dan Kelengkapan Aktivitas Pelatihan (Bahan yang diperlukan, Durasi, Penjelasan
Teori dalam bentuk Presentasi, dan Latihan)

Published

February 25, 2026